Skip to main content

Needs: What U Are Missing

-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

Manusia sebenarnya tidak memiliki kebutuhan yang tak terbatas. Kebutuhan manusia hanya satu: eksistensi. Coba pikir:

  1. Manusia makan untuk mempertahankan eksistensi.

  2. Manusia kuatir akan keamanan karena eksistensi dapat terganggu.

  3. Manusia takut mati karena takut eksistensinya.

  4. Manusia beragama karena ingin meyakini eksistensinya dijamin oleh eksistensi yang lebih tinggi.

  5. Manusia mencari kepuasan untuk mendefinisikan eksistensinya.

  6. Manusia mencari manusia lain untuk memahami eksistensinya.

  7. Manusia berfilsafat untuk mencari pelarian untuk eksistensinya.



Lalu apa yang kamu cari untuk eksistensimu?
Kekayaan, yang telah merusak banyak keluarga?
Kehormatan, yang telah merusak banyak persahabatan?
Prestasi, yang telah merusak waktu yang berharga?

Kebahagiaan, jawabku, kebahagiaan yang ingin kucari! Bukan kekayaan, bukan kehormatan, bukan prestasi. Hmm... apa yang harus kulakukan?

Selamat, Anda baru saja masuk ke dalam pertanyaan yang diajukan oleh banyak orang. Happiness is the key to your existence. Happiness is what you're missing for.

Oh, gitu. Terus?

Yah, keep searchin'.

-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: GnuPG v1.4.1 (GNU/Linux)

iD8DBQFCyOIHB8/qHi6Ah8wRAivUAKDC8a3GkuhGsr2Yvb0vn6iWt/EoHACeL1B9
fxVg8srl9po+vmPLWuru59g=
=IIsB
-----END PGP SIGNATURE-----

Comments

Popular posts from this blog

STAN vs. UI

Ugh, kasihan banget adek gue. Saking kepinteran dia jadi dapet Akuntansi UI dan STAN. Jadi bingung mau masuk yang mana. Beberapa orang (termasuk orang tua gue), menyarankan masuk STAN. Gue malah memperburuk suasana dengan membela memasuki Akuntansi UI, maklum bela almamater. Duh, gue jadi merasa bersalah bikin dia ragu-ragu. Kira-kira enakan masuk mana, yah? Gue juga gak tahu keuntungan masing-masing. Hasil debat sementara: ~ Untuk jangka panjang masuk UI, untuk jangka pendek STAN. ~~Tapi, dia itu kan cewek, ntar pas menikah kemungkinan besar karir terhambat. Eits, ntar, dulu, sekarang kan jamannya emansipasi, bisa aja cowoknya yang jadi BRT. ~ STAN sarang korupsi, kalo masuk STAN jadi pegawai negeri. Kalo mau kaya harus korupsi. Tapi kalo masuk UI, lulus masuk jadi akuntan publik. Sekarang ini, orang membayar akuntan publik untuk memanipulasi nilai pajak dan aset. *SIGH*. Jadi gak ada yang beres ~ dll. Yah, udah gue jadi bingung, apa lagi dia nanya saran gue. Buah, gue gak pengalaman ...

Installing Goodix Fingerprint Reader Driver on Fedora

I currently have a Lenovo Thinkpad L14 laptop equipped with fingerprint. I was `belok` from KDE Neon to use Fedora 40 because of someone. Now I am tempted to enable my fingerprint: lsusb | grep -i fingerprint Bus 001 Device 004: ID 27c6:55b4 Shenzhen Goodix Technology Co.,Ltd. Fingerprint Reader Dump the firmware Assuming this is a fresh install, lets do some magic by getting some dependencies: sudo dnf install gcc git python-pip python-devel openssl Let's get the source code: git clone --recurse-submodules https://github.com/goodix-fp-linux-dev/goodix-fp-dump.git cd goodix-fp-dump Create an isolated Python environment: python -m venv .v source .v/bin/activate Do the magic: sudo su pip install -r requirements.txt python run_55b4.py exit There are some python scripts available. I run run_55b4.py because my device ID is 27c6: 55b4 . It will spell some nonsense, which is a good thing. That nonsense actually the firmware captured by our device. Also, I typed exit becaus...

Answering Josef

After Komas class, Josef asked me something irritating: You are fond of open source so much and always suggesting (quite like enforcing) people to use open source. Actually, what have you already done within open source project. Have you made something for open source, coz' if you do, then you can impress people to do that. You must publish that to convince many people. Before all the explanation I'd like to state something: I don't like doing something for the sake of publicity, but this question insist me to do publicity of my works. Ok. Let me write down my finding about general things that become a background for my works. Indonesia is a country that always under invasion of other nations. Consumerism is high in every aspect and low nationalism affecting this nation. Lower education in this nation have bring people to act of corruption, poverty, and other injustice act. Furthermore, it makes people doesn't think in long term. People from Indonesia usuall...