Ever wonder what's more terrifying than the "Cannibal Holocaust"? It even more disrupting than watching "The Saw". It gives the chill to the bones more than the "Psycho". More than any of those, this is real.
People have been living without knowing that they have a right to be happy.
Yes, utterly, this is the kind of creepy notion of life. Everyone deserve to be happy but still they are not to be found to using that right. Are you one of them?

What? You don't know that you have a right to be happy? Well, if you read this blog entry, please stop a while and smile to yourself. You deserve it!
Never use "merchant" as it may breaks you and put you into a hard life of debugging already-firm-nothing-to-do-cause-it-is-a-fine code.

Well, we have a code for it, try to debug it and nothing happens. Suddenly, out of despair we decided to change our beloved API into another name. It runs smoothly now without any change. Now, we are set.

This is another X-Files case for programming.
What a nice comic. Romantic, yet not cheeky, full of deep thought especially for those two timers out there.

Is he a jerk or is he just trying to be a hero for both?

Well, not all of them are a jerk, though most of them are.... Nonetheless, there are sides of every story.

You know that I don't like romantic stories but this want is what I would call a classic, must read!
Turut berduka cita atas meninggalnya ayahanda dari Syntia Wijaya Dharma.
What if you find out that someone that close to your friend actually love you?

Is it a good thing or a bad thing?
Aaarrrrgh... gw stres! Kenapa anak2 pada minta lagu "Aku Mau" dari Once. Itu pengkadalan kelas atas dari kaum laki-laki.

Sebagai pembalasan, gw pasang "Madu dan Racun" berbagai versi.

1. Arie Wibowo --> Pop
2. Hetty koes Endang --> Keroncong
3. Bill & Brod --> Pop
4. Betharia Sonata --> Dangdut
5. Kristal --> JRock
6. Khalifah --> Progressive Rock
7. 3nity --> Pop R&B

Inilah lagu yang benar.
Liat dari sini, gw agak miris dengernya. Siapakah yang menyatakan dot edu itu tidak nasionalis? Bukankah membanggakan bila UI(dot)EDU dimiliki oleh Universitas Indonesia, bukan oleh University of Illinois, University of India, atau universitas lainnya.

Mengapakah sebagian orang gak bisa melihat sisi yang bagus dari banyak hal?

Ini kayak waktu Nadine jadi Miss Indonesia dan ikutan Miss World. Gw rasa protes keras di Indonesia juga yang menyebabkan dia menjadi sangat tertekan dan grogi sampai salah ngomong begitu. Seharusnya kita semua memberikan dukungan karena dia membawa harum Indonesia. Apalagi, dia sempat membuat kagum juri utama dan berpeluang untuk menang.

Kayak ormas yg mengaku-ngaku atas nama agama memboikot Mc.D yang notabene memberikan lapangan kerja lebih banyak bagi semua orang. Apakah mereka ingin negara ini seperti Iran, memberikan retorika tetapi ekonomi semakin hancur? Rakyat mungkin senang pada awalnya dengan retorika. Akan tetapi, kebutuhan pokok akan membuat mereka sadar dengan sendirinya. Justru di saat itu mereka akan membenci setiap retorika dan mengambil langkah lebih jauh: membenci agama. Renaissance memberikan bukti bagaimana kehancuran agama Kristen di Eropa.

Semua orang punya caranya sendiri-sendiri untuk menyatakan nasionalismenya.

Gw sendiri gak suka sama Microsoft, tapi gw gak benci sama orang-orang yang kerja di sana. Kayak Arwi yang jadi student ambassador atau Fu yang memperjuangkan Microsoft Innovation Center. Itu cara mereka untuk menyatakan kebanggaan mereka bahwa bangsa ini layak untuk mendapatkan kehormatan dalam IT dan berhak untuk mendapat pengakuan internasional.

Hal tersebut bukan berarti gw setuju dengan cara mereka. Gw tetap berpendapat bahwa inovasi harus diciptakan sendiri oleh bangsa ini untuk bisa maju. Bagi gw, Microsoft hanya menawarkan untuk menggunakan produk mereka tanpa memberikan kesempatan untuk inovasi. Oleh sebab itu, gw lebih senang mengembangkan open source. Open source menawarkan setiap orang kesempatan untuk belajar berkembang dan berkreasi.

Berbeda, tapi kami tetap menghormati satu sama lain, at least I do.:D

Beda metode dan prinsip boleh, tapi ingat satu hal yang mendasar: we all love our country and try our best for her.
When you walked, you never asked God. Now you stumble and you blame God for that?

How fair of you.
How to kill a man?

Give him/her love and take it away.

~missAllTheImmortals.
host:[CENSORED] | time:09:24 AM | jobs:0 | user:root
~> /etc/init.d/postgresql start
ERROR: PostgreSQL postmaster did not start because of an unknown reason.
PostgreSQL's init script (/etc/init.d/postgresql) attempted
to start the postmaster, however, this failed because of an unknown
reason.

This should not happen and is a serious problem. Please examine the
situation (please take a look at the log files). If you know the
reason why it failed and, then please file a bug report to Debian
(unless the reason is something obvious like a full disk).


And what may be the unknown reason?

At the line 26 of /etc/postgresql/postgresql.conf just lie the culprit:
debug_level = 0

Wow, this could lead to another internet black out and some system down and we all go to home without getting paid but sued.

Having it after upgrading Sarge to recent version.

*Kabooor*
The world have been devastated in its state for these few years. US decision to go on war have turns yet another misleading interpretation. US, as one of the large country suffer from a great delusion called terrorism. Suffocating from the 9/11, US tried to find an answer but failed to do so with better understanding.

Many believes that Bush administration is a mess. But sadly as I watched on TBN, some pastors make their sermon to make majority support on Bush. With their misinterpretation of Bible, they make a vague message that Bush is on the religious war over injustice and struggle for peace in the world.

Yes, they are right about injustice in the Middle East and how people over there could easily converted into suicide bombers for vague reasons. Yes, they have extreme social gap there. But, no, you could not use force to change their culture. You could not barge in to them and be a hero. They will never understand that.

There is great tool for this which called diplomacy which US haven't use, yet. How will it succeed? The Cuba Crisis is the example how American avoid war with understanding between nations and how people exchange their minds and fear to achieve peace. They do it with talking back then, why not today? Are lobbyists only paid to do the FUD nowadays?

Well, I think the first election of Bush Jr. administration was the key. If that day Al Gore had won the election, the world would be different by now. If Al Gore not redraw from the election recount against supreme court, we may see him not Bush running the white house.

I think, Gore is a family guy while I only see Bush as one of the Oil Company men. So, they have different views about politics and how America should go. One is for the greener earth, the other might for the greener pocket. Well, we know now in which human respond. :P

Anyway, today we have the fresh US as the new leaders will bring US far from its conservative view. One is a lady and the other one is an African-American. Who ever wins, will put US in a new direction. Hopefully, it is for the greater good.

Well, I as the 3rd world countrymen could only see what's going on and feel the effects. Hopefully many Americans would get educated and know that their choice affects the world.
Pahlawan pembela kebenaran zaman sekarang itu pasti memiliki gadget yang bisa dijual. Misalnya dalam film Transformer, Autobots dan Decepticons dipilih yang bisa menjadi mainan yang bisa dijual. Bahkan, tokohnya ditransformasi untuk memenuhi bentuk sesuai produsen kendaraan bermotor: General Motor.

Di Jepang, komersialisasi tak kalah juga. Misalkan saja Kamenrider, dari yang murni kekuatan diri, berubah memakai Kartu untuk henshin (berubah). Terakhir, mereka menggunakan gagdet. Digimon, Yu Gi Oh, dan bahkan Pikachu didesain untuk bisa dipasarkan.

Bagaimanakah nasib pahlawan-pahlawan lama? Bagaimana cara mereka bisa menghidupi diri? Secara, gitu, mereka harus membayar ganti rugi untuk setiap kerusakan yang terjadi. Nah, inilah sebagian yang dapat ditangkap oleh imaginasi liar.

Saint Seiya

Tokoh yang dipilih untuk menjadi maskot iklan adalah Ksatria Emas Aries. Tokoh ini cocok menjadi pemeran iklan Sangobion. Secara, setiap jubah ksatria membutuhkan 1/3 dari volume darah manusia untuk dibereskan. Bayangkan, setiap kali Seiya dkk rusak jubahnya, mereka pasti datangnya ke beliau.

Skrip:
Dimulai dengan sebuah adegan di mana Ksatria Emas Aries baru saja membenarkan sebuah jubah. Kemudian kamera di-zoom ke arahnya sampai terlihat hanya kepala. Sambil tersenyum dan kamera di-zoom out perlahan, Ksatria itu berkata: [Gaya bicara Arie Wibowo]
Zaman sekarang, pertempuran sering terjadi. Badan harus fit. Kita gak boleh capek.
Lalu, dengan zoom seperempat badan, Ksatria Aries membuka tanduk yang ada di bahunya yang ternyata sebuah kotak perlengkapan P3K. Ia lalu mengambil sebotol Sangobion.
Makanya, bila perlu saya mengonsumsi Sangobion.
End of Script

Kamen Rider Black

Tidak cukup dengan Toei dan Suzuki, Kamenrider Black pun masih mencari rekanan untuk sponsor. Hal ini karena harga onderdil untuk Belalang Tempur sangat mahal dan harus sering ganti oli agar tak turun mesin akibat sering dipakai bertempur.Tak ayal lagi, yang cocok untuk beliau adalah iklan Kalpanax. Iklan ini sesuai setidaknya dengan gerakan henshin Kamen Rider.

Skrip:
Adegan iklan dimulai dengan Kotaro Minami yang siap berubah. Berikut urutan gerakannya:
  1. Gerakan henshin pertama Kotaro melantangkan: "KADAS!"
  2. Gerakan henshin kedua Kotaro melantangkan: "KUDIS!"
  3. Gerakan henshin terakhir Kotaro melantangkan: "KURAP"
  4. Teriakan henshin diganti dengan jingle Kalpanax dan Kotaro menari dang dut. Nyanyian jingle tersebut berbunyi:"oleskan saja... Kalpanax"
End of script

Sailormoon

Usagi Minami adalah seorang gadis remaja. Ia masih dalam masa puncak pubertas. Tentunya metabolismenya juga meningkat sehingga menimbulkan bau badan terutama di bagian ketiak. Maka, iklan yang cocok buat dia adalah B.B. Harum Sari.

Skrip
Adegan dimulai dengan monster yang menyerang. Usagi dan teman-temannya kemudian segera ke formasi menyerang. Kamera lalu difokuskan ke arah Usagi. Usagi segera melakukan perubahannya menjadi Sailormoon. Hanya saja terjadi modifikasi perkataan saat mengucapkan kalimat terakhir:
Dengan kekuatan bulan.... Kyaa, Usagi hampir lupa!
Ia pun menurunkan lengannya menutupi pangkal lengan seraya buru-buru mengambil talcum powder B. B. Harum Sari dan memakaikannya ke pangkal lengan.
Usagi remaja yang aktif makanya selalu memakai bedak B. B. Harum Sari. Usagi jadi lebih pede dalam mengalahkan musuh. Selain itu...
Tuksedo Bertopeng datang memeluk Usagi dari belakang.
Yang lengket pun Tuksedo Bertopeng, bukan keringat.
End of Script

Remi

Remi adalah seorang yatim yang sering berkelana ke mana-mana. Iklan yang paling cocok adalah semir sepatu Kiwi. Beliau pasti mencari tambahan dengan menyemir sepatu. Sangat cocok dengan tipikal anak jalanan. Remi yang periang sangat cocok untuk tipe iklan drama musikal.
Skrip
Adegan dimulai di atas sebuah karavan yang memiliki beberapa penumpang. Musik lalu mengalun.

[REMI]: {MUSIKAL}"S'lamat pagi bapak-bapak, s'lamat pagi ibu-ibu, s'lamat pagi teman-teman semua. Remi mau bernyanyi dari pada nyolong ayam. Remi mohon doa restu darimu..."
[REMI]: {BERBICARA} "Dari pada Remi merampok Bis Kota. Dari pada Remi mencuri ayam. Remi mau bernyanyi."
[REMI]: {MUSIKAL} "S'lamat pagi bapak-bapak, s'lamat pagi ibu-ibu, s'lamat pagi teman-teman semua. Remi mau kasih tahu yang penting."
Sambil melihat ke sepatu, Remi mulai bernyanyi
Duh, duh, duh, kotornya
Duh, duh, duh, dekilnya
Sepatu bapak dan ibu
butuh disemir rapi
{Ulang 1x lagi}
Remi kemudian mulai berbicara:
Selama Remi bekerja, ada banyak sepatu yang sulit dibersihkan. Untungnya ada Kiwi yang membuat sepatu cemerlang kembali. Kiwi tak pernah sekalipun mengecewakan. Kiwi, cemerlang selalu.
Adegan kemudian menampilkan produk Kiwi. Lalu muncul kaca mata 3D dan suara Remi:
Kini berhadiah kaca mata 3D, lho.
End of Script

What's your wild imaginations?